RUMORED BUZZ ON SISTEM CORETAX

Rumored Buzz on sistem coretax

Rumored Buzz on sistem coretax

Blog Article

Keunggulan-keunggulan ini membantu pelaku bisnis menghadapi digitalisasi sistem pajak nasional dengan lebih efisien dan akurat.

memungkinkan setiap transaksi perpajakan dicatat secara permanen dan tidak dapat diubah, mengurangi risiko manipulasi information, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan yang baru.

Dengan memperbaiki efisiensi dan akurasi melalui sistem Coretax, Pemerintah berharap dapat mempersempit tax gap

Konsep yang digunakan adalah satu NPWP untuk satu entitas yaitu untuk pusat dan cabang. Dengan demikian, ke depan tidak lagi dikenal adanya NPWP Cabang, namun sebagai identitas untuk mengidentifikasi device dan alamat yang berbeda dengan NPWP Pusat diberikan NITKU.

Tujuan utama dari pembangunan Coretax adalah untuk memodernisasi sistem administrasi perpajakan yang ada saat ini.

Sistem ini memungkinkan wajib pajak untuk mengajukan permintaan akses electronic serta mengaktivasi NIK menjadi NPWP dengan lebih mudah dan cepat.

Menu ini mendukung administrasi pembuatan faktur pajak keluaran serta pengkreditan pajak masukan. Dengan fitur dashboard, wajib pajak dapat melihat ringkasan aktivitas pembuatan faktur pajak secara efisien.

Cara kerja Coretax procedure adalah mengotomatisasi semua proses dengan menggunakan basis facts tunggal yang dihimpun dari berbagai sumber yang telah divalidasi, sehingga akan mengurangi kesalahan dan ketidaksesuaian.

Simulator coretax tersebut bersifat interaktif. Wajib pajak akan dikenalkan pada berbagai fitur dalam aplikasi coretax.

Dikutip dari laman DJP, ada dua manfaat utama dari NPWP structure baru khususnya penggunaan NIK sebagai NPWP adalah memudahkan Anda sebagai wajib pajak sehingga tidak perlu lagi mengingat dua nomor yang berbeda, dan memudahkan integrasi data perpajakan dengan data pihak ketiga lainnya karena menggunakan satu nomor pengidentifikasi (identifier) yang sama.

Namun, karena kompleksitasnya, beberapa wajib pajak mengalami kendala teknis saat mengakses atau menggunakan sistem ini. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami berbagai mistake concept yang mungkin muncul serta cara mengatasinya.

Menu ini terdiri dari eleven submenu yang memungkinkan wajib pajak untuk mengelola berbagai dokumen dan read more informasi terkait, antara lain:

“Saya kira manfaat sistem Main tax bagi Wajib Pajak ini yang harus masif kita sosialisasikan, karena sangat bagus, ada taxpayer account management. Bayangkan, nanti ada seperti layanan mobile banking

"Ini semuanya sedang dilakukan, namun ini tidak hanya membangun IT sistem dan databases saja, namun juga mengubah organisasi dari DJP, perbaikan kualitas SDM, melakukan edukasi kepada wajib pajak, dan mengubah berbagai regulasi serta SOP atau dari sisi bisnis design untuk bisa menciptakan kemudahan tersebut, kami juga memperkecil jumlah aplikasinya sehingga bisa menyederhanakan proses," ungkapnya.

Report this page